Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA) telah melakukan perhitungan, jika ketentuan IT diterapkan dalam waktu dekat bagi produk baja impor, maka tingkat pemanfaatan kapasitas produksi terpasang (utilisasi) industri baja lokal yang saat ini telah anjlok ke angka 20% sampai 40% bisa naik lagi antara 13% sampai 17%.
"Peraturan mendag, soal impor baja, kami minta agar masuk ke dalam impor barang tertentu. Kuncinya di mendag, dirjen-dirjen sudah oke, hanya tinggal mendag," ucap Wakil Ketua IISIA Irvan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Irvan menyayangkan hingga kini usulan tersebut masih mentah di Departemen Perdagangan. Padahal Departemen Perindustrian sudah mengajukan usulan tersebut.
"Ini rapat-rapat sudah lima bulan, belum juga. Maka saya khawatir karena setiap daya tahan masihg masing industri baja berbeda," katanya.
Ia mencontohkan saat ini para produsen baja telah menerapkan pola produksi yang miris, dimana operasional produksi dilakukan secara berselingan yaitu 1 bulan produksi 1 bulan berhenti alias kembang kempis.
"Sekarang ini operasi industri baja itu pola on-off, satu bulan on, satu bulan off. Kalau KS masih on terus hanya berubah jadwal operasinya saja," terangnya.
Menurutnya dari upaya-upaya yang akan dilakukan pemerintah antara lain stimulus dan surat keputusan bersama (SKB) kewajiban penggunaan produk dalam negeri, yang hingga kini belum jalan. Maka sebaiknya pemerintah menerapkan kebijakan IT terlebih dahulu bagi produk baja impor karena hal ini yang dibutuhkan industri baja saat ini.
"Kami menghitung jika Permendag diterapkan maka akan membantu menambah utilisasi 13% sampai 17%," kata Irvan.
Ia memperkirakan selain utilisasi akan meningkat, setidaknya dari sisi tenaga kerja akan terbantu meskipun tidak maksimal. Sehingga periode merumahkan karyawan dapat dikurangi atau bahkan PHK bisa dihindari.
"Memang walaupun Permendag diterapkan, akan masih kerendem tapi tidak parah, karyawan masih bisa bergiliran 3 bulan antar temannya," jelasnya.
(hen/qom)










































