Demikian disampaikan President & CEO Garuda lndonesia, Emirsyah Satar di Ritz Carlton Hotel, Paciflc Place, Jakarta, Rabu (18/2/2009).
Layanan baru Garuda Indonesia ini bernama GO Product yang fokus untuk kepentingan bisnis. Segmen yang menjadi fokus adalah korporasi, lembaga, institusi pemerintah, event organizer, selain market perorangan sebagai konsumennya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Komersial Garuda Agus Priyanto menambahkan, GO Product bisa menyumbang US$ 13 juta kepada pendapatan Garuda tahun 2009. Kontribusi tersebut meningkat 15% dari kontribusi pengiriman kargo Garuda tahun lalu.
"Kontribusi terhadap pendapatan ada tambahan, sekitar US$ 13 juta untuk 2009. Pertumbuhannya 15 persen dari kontribusi tahun lalu," katanya.
Ia mengatakan, pelayanan GO Product Garuda saat ini hanya akan dilakukan di Bandara Cengkareng dengan tujuan seluruh kota di Indonesia. Ke depan, perseroan sedang menjajaki beberapa mitra di luar negeri untuk bisa melakukan pengiriman kargo internasional.
"Saat ini pengiriman dari Cengkareng untuk domestik dulu. Kita juga sedang jajaki partner untuk pengiriman internasional," imbuhnya.
Kapasitas pengirimannya sendiri tidak berubah, hanya saja kali ini dikemas dengan lebih baik lagi dan dipilah-pilah berdasarkan jenis barangnya.
"Awalnya kan belum package secara baik. Antara satu komoditi dengan lainnya belum dibedakan, dengan Go Product jadi lebih jelas diferensiasinya," katanya.
GO Product yang peluncurannya juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan Jusman Syafei Djamal ini menawarkan layanan pengiriman kargo secara eksklusif kepada pelanggan Garuda lndonesia disertai jaminan kecepatan dan kepastian keberangkatan.
Jusman menyampaikan, Garuda lndonesia memang seharusnya memberikan nilai tambah bagi para pengguna jasanya dalam hal ini dibidang angkutan kargo yang akhimya akan berdampak pada peningkatan pendapatan perusahaan.
"Sebagai penerbangan full service hendaknya Garuda lndonesia secara terus menerus menjadi pionir dalam peningkatan pelayanan kepada para pengguna jasa," tambah Jusman.
(lih/ir)











































