Industri Otomotif Lokal Belum Siap Hadapi Perdagangan Bebas

Industri Otomotif Lokal Belum Siap Hadapi Perdagangan Bebas

- detikFinance
Rabu, 18 Feb 2009 21:59 WIB
Industri Otomotif Lokal Belum Siap Hadapi Perdagangan Bebas
Jakarta - Industri otomotif Indonesia belum siap menghadapi mekanisme perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA). Ketidaksiapan ini dipicu oleh posisi yang tidak sejajar dalam penguasaan infrastruktur dan kemajuan teknologi bagi negara-nagara yang sudah maju.

Demikian disampaikan oleh Presiden Direktur Indomobil Group Gunadi Sindhuwinata usai acara rapat kerja Departemen Perindustrian di Jakarta, Rabu (18/2/2009).

"FTA  itu bagaimana mengembangkan suatu keseimbangan, karana akan ada pembukaan pasar, kalau tidak selevel dengan kita maka itu bahaya. Apalagi soal produktifitas dan masalah efisiensi," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mencontohkan industri otomotif Indonesia secara efisiensi dan produktifitas masih kalau jauh dengan kemampuan negara-negara calon FTA dengan Indonesia seperti Australia, maupun  yang sudah disepakati China.

Misalnya, walaupun Indonesia sudah mampu menghasilkan biaya produksi yang sama di tingkat pabrik belum tentu akan bisa bersaing dengan kompetitif jika biaya diluar produksi pabrik seperti distribusi dan infrastruktur mengalami pembengkakan.

"Kalau dengan Australia produknya beda, dari sisi start-nya saja kita kalah, mereka sudah ada infrastruktur, kita tidak bisa bersaing khusus dengan otomotif," ucapnya.

Sehingga kata dia yang paling mungkin adalah melakukan FTA dengan negara-negara yang sejajar dari kekuatan ekonomi. Selama ini negara  tujuan ekspor produk otomotif Indonesia banyak ditujukan ke negara-negara berkembang.


(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads