Hal ini disampaikan Dirjen LPE J Purwono di sela-sela 'Workshop Peningkatan efisiensi dan Konservasi energi di Indonesia', di Hotel Grand Melia, Jakarta, Kamis (19/2/2009).
"PLN sementara gunakan uangnya sendiri. Biaya oerasional PLN digunakan supaya ini jalan dulu nantikan tinggal di refinancing," ujar Purwono.
Meskipun begitu, imbuh Purwono, negosiasi dengan Cina masih terus dilakukan. Kelanjutan dari hubungan kerjasama tersebut tergantung dari hasil negosiasi diantara kedua pihak.
"Negosiasi terus dilakukan dan sudah mulai cair. Intinya PLN akan mencari financing yang lebih kompetitif. Perbankan nasional juga sedang kita genjot untuk bisa mem-finance itu. Kalau misalnya China permintaannya kompetitif dengan bank lokal, mendingan kita pakai bank lokal," ungkapnya.
Dengan masuk perbankan nasional, imbuh Purwono, kebutuhan dana PLN dari cina akan terus berkurang.
"Angka bergerak terus, tadinya sekitar US$ 8 miliar. Tapi kan dengan masuknya banyak bank lokal kebutuhannya akan dolar akan turun terus. Untuk updatenya tanya ke PLN," jelasnya. (epi/lih)










































