Soros: Krisis Sekarang Lebih Rumit dari 'Great Depression'

Soros: Krisis Sekarang Lebih Rumit dari 'Great Depression'

- detikFinance
Sabtu, 21 Feb 2009 14:49 WIB
Soros: Krisis Sekarang Lebih Rumit dari Great Depression
New York, - Krisis finansial global belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir dalam waktu dekat. Krisis sekarang bahkan dinilai memiliki kerumitan yang lebih besar ketimbang krisis era 'Great Depression'.

Pendapat tersebut disampaikan oleh jutawan yang juga hedge fund terkemuka dunia, George Soros dalam sebuah acara yang dihelar Columbia University seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (21/2/2009).

Soros mengatakan, kebangkrutan Lehman Brothers pada September lalu menjadi sebuah titik baik dari kedudukan sistem pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita menyaksikan kolapsnya sistem finansial. Tidak ada tanda-tanda bahwa kita berada di suatu tempat yang mendekati batas bawah," ujar jutawan yang dituding sebagai biang krisis finansial Asia tahun 1997 silam itu.

Komentar Soros ini seakan menguatkan pernyataan mantan Gubernur Bank Sentral AS Paul Volcker. Penasihat ekonomi Presiden Obama ini menyatakan bahwa produksi industri di seluruh dunia turun lebih cepat daripada di AS.

"Saya tidak ingat kapan waktunya, mungkin melebihi era Great Depression, ketika segala sesuatunya turun dengan cepat, dan sangat menyeluruh di dunia," jelas Volcker.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads