Permintaan maaf disampaikan Karen setelah menjelaskan klafirikasi terhadap surat yang dilayangkan beberapa waktu silam. Menurut Karen, surat tersebut bermaksud menjadikan RDP Komisi VII lebih efektif.
Namun apabila mekanisme pengiriman surat tersebut kurang tepat sehingga terjadi kesalahpahaman, Karen mengaku menyesalkan hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Pertamina pun berjanji akan menindaklajuti saran-saran dari komisi VII
sehingga polemik tidak berkepanjangan.
Menanggapi permintaan maaf Karen, pimpinan rapat yang juga Ketua Komisi VII Airlangga Hatarto memutuskan untuk melanjutkan kembali rapat yang tertunda.
"Kalau begitu rapat kita lanjutkan kembali," kata Airlangga.
(lih/qom)











































