RI Dominasi Penerbitan Sertifikat Asal IJ-EPA

RI Dominasi Penerbitan Sertifikat Asal IJ-EPA

- detikFinance
Senin, 23 Feb 2009 16:15 WIB
Jakarta - Pihak Jepang mengakui hingga kini Indonesia menjadi pihak yang paling banyak menerbitkan sertifikat asal (certificate of origin/CO) dalam ketentuan ekspor barang kedua negara yang telah digariskan berdasarkan kerjasama ekonomi kedua negara yaitu Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).

Hal ini disampaikan oleh Dubes Besar Jepang untuk Indonesia Kojiro Shiojiri di Gedung Departemen Perindustrian, Senin (23/2/2009).

Kojiro mengatakan pada tahun 2008 lalu setidaknya Indonesia sudah menerbitkan sebanyak 22.000 CO, sedangkan Jepang hanya mencapai 4500 CO. Seperti diketahui ketentuan penyertaan CO menjadi syarat mutlak dalam proses ekspor kedua negara terkait IJEPA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dari jumlah, memang banyak digunakan oleh eksportir Indonesia," katanya.

Hal ini kata dia semakin diperkuat dengan kemajuan pertumbuhan ekspor Indonesia ke pasar Jepang dan meningkatnya investasi Jepang ke Indonesia.

Dalam pemaparannya Kojiro mengatakan bahwa kerjasama IJEPA khususnya dalam bidang produk tekstil   bisa memberikan keuntungan kedua pihak termasuk Indonesia.

"Saya merasa senang, yang kali ini rombongan pemerintah dan swasta dari industri tekstil datang ke Indonesia," katanya.

Sementara itu Menteri Perindustrian Fahmi Idris mengatakan bahwa secara sektoral kerjasama antara Indonesia dalam kerangka Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) memiliki kentungan tersendiri bagi kedua negara. Sehingga masing-masing sektor saling menutupi kebutuhan dan kepentingan kedua pihak.

"Kalau otomotif lebih banyak kepentingan Jepang di Indonesia, kalau tekstil lebih banyak kepentingan Indonesia ketimbang Jepang," kata Fahmi.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads