Menperin Belum Terima Laporan Default 6 Sektor Industri

Menperin Belum Terima Laporan Default 6 Sektor Industri

- detikFinance
Selasa, 24 Feb 2009 13:56 WIB
Menperin Belum Terima Laporan Default 6 Sektor Industri
Jakarta - Menteri Perindustrian Fahmi Idris menegaskan bahwa adanya informasi dari kalangan perbankan mengenai isu default (gagal bayar) kredit 6 sektor industri masih belum jelas. Meskipun ia mengaku telah mendapat informasi tersebut, namun hingga kini belum ada laporan resmi dari perbankan.

"Tidak dijelaskan berapa, keterangan seperti ini tidak rinci, hal begini berbahaya sekali," kata Fahmi  saat ditemui di Departemen Perindustrian, Selasa (24/2/2009).

Fahmi menegaskan sejumlah 6 cabang industri yang dikabarkan  default  ini belum jelas apakah default (gagal) dalam pembayaran bunga atau masalah lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apakah cicilan pokok juga gagal, cicilan pokok dan bunga sudah berapa lama terjadi, kemudian apakah ini baru terjadi 3 bulan 6 bulan ataukah 3 tahun," tanya Fahmi.

Bahkan kata Fahmi, informasi default akan merugikan 6 sektor tersebut terutama di saat krisis yang semakin parah. Namun Fahmi enggan merinci sektor apa saja yang mengalami dugaan default itu.

"Saya kebetulan yang ngerti masalah financial, masalah perbankan, agak sulit memberikan tanggapan, informasi bias. Informasi itu hanya mengatakan bahwa terjadi gagal bayar 6 sektor industri," jelasnya.

Sebelumnya Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawady mengatakan pada minggu ini pemerintah dan Bank Indonesia (BI) akan memanggil kalangan dunia usaha mengenai potensi ancaman default beberapa sektor industri sebagai imbas dari anjloknya ekspor awal tahun ini. Setidaknya kata Edy ada beberapa sektor yang  perlu mendapat perhatian misalnya tekstil, alas kaki, kimia, baja dan lain-lain.

(hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads