"Itu memang belum keputusan, tapi itu nuansa yang berkembang di sini," ujar Ketua Panitia Angket BBM Zulkifli Hasan usai rapat panitia angket BBM, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/2/2009).
Zulkifli menyatakan, dasar dari usulan tersebut karena pemerintah masih mendapat surplus meskipun harga BBM sudah diturunkan tiga kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro akan menyampaikan permintaan panitia angket tersebut ke menteri-menteri ekonomi di Kabinet Indonesia Bersatu.
"Nuansa yang berkembang akan direkam dan saya akan berbicara dengan menteri-menteri ekonomi di kabinet," ungkapnya.
Purnomo menjelaskan jika melihat perkembangan pasar dunia,Β harga premium sebenarnya sudah mencapai Rp 5.900.
"Estimasi kita ke depan harga akan mulai naik, itu akan mengerosi surplus di Januari dan Februari. Dan ini harus diwaspadai," ungkapnya.
Hal serupa juga terjadi pada harga solar. Purnomo menilai permintaan pasar akan solar terus meningkat. Sehingga pemerintah akan mengevaluasi kembali harga solar dan premium pada 15 Maret 2009.
"Tapi kami akan rekam nuansa yang berkembang di panitia angket," jelasnya.
(epi/lih)











































