Pemberhentian dan pengangkatan direksi serta komisaris tersebut dilakukan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (25/2/2009).
"Perombakan tersebut diharapkan bisa menjadi refreshment terhadap manajemen, terutama untuk PPA," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengalihkan penugasan Soedharmo Ramadhan yang semula menjabat sebagai Direktur Operasi menjadi Wakil Direktur Utama dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatannya.
"Ronny selanjutnya akan menjadi Dewan Komisaris PT INKA," katanya.
Menurutnya, masalah yang dihadapi PT KA saat ini masih banyak, dengan PSO dari pemerintah dan direksi baru mudah-mudahan bisa bergerak ke arah yang lebih baik.
"Banyak hal yang harus diperbaiki dengan bantuan pemerintah ini menjadi tantangan bagi direksi baru. Mudah-mudahan PT KA bisa anjlok-free ke depan," ungkapnya.
Selanjutnya, Menneg BUMN memberhentikan dengan hormat 4 orang direksi PPA, yakni Wandhy Wira Riady, Emma Sri Martini, Rachmat Saptaman, dan Khrisna Daswara yang telah habis masa jabatannya.
Kemudian Sofyan melantik anggota direksi baru PPA, antara lain Andi Saddawero sebagai Direktur Aset Manajemen, Saiful Haq Manan sebagai Direktur Restrukturisasi dan Revitalisasi, Wandhy Wira Riady sebagai Keuangan dan Investasi, Tunggul Rajagukguk sebagai Direktur Manajemen Resiko dan Tri Herutantoyo sebagai Direktur Hukum SDM dan Umum.
(ang/qom)











































