Menperin: AANZFTA Harus Cengli Buat Indonesia

Menperin: AANZFTA Harus Cengli Buat Indonesia

- detikFinance
Jumat, 27 Feb 2009 16:05 WIB
Menperin: AANZFTA Harus Cengli Buat Indonesia
Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Fahmi Idris menegaskan bahwa kesepakatan ASEAN Australia New Zealand Free Trade Agreement (AANZFTA) harus sama-sama menguntungkan dan perlu keseimbangan antara kedua negara.

Menurutnya masalah kerjasama perdagangan bebas (FTA) tidak bisa dihindari karena semua negara di dunia mengarah pada perdagangan bebas. Namun Indonesia sebagai negara berkembang tidak boleh dirugikan dari kerjasama ini dengan mengedepankan keseimbangan.

Ia mencontohkan pengenaan pembebasan tarif bea masuk untuk produk otomotif Australia harus dimbangi dengan kesepakatan sama untuk produk tekstil dan produk tekstil (TPT) asal Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau mau 1.000 maka kita harus dikasih 1.000 juga dong, nggak cengli (impas) namanya, sampai dua kali saya nyebut cengli," ujar Fahmi.

Seperti diketahui Departemen Perdagangan telah memastikan akan ada pembebasan tarif bea masuk dalam kerangka AANZFTA mulai tahun 2009-2010 untuk produk Australia ke Indonesia seperti alumunium, tepung gandum, pakan ternak, garam dan lain-lain.

Sedangkan untuk produk Indonesia yang di bebaskan tarifnya oleh Australia  pada periode yang sama antara lain tekstil, alas kaki, kertas dan lain-lain.

"Perlu keseimbangan dia minta mobil (otomotif) tapi kok tidak dikasih tesktil buat kita, prinsipnya itu keseimbangan," jelas Fahmi.

(hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads