ASEAN akan Tandatangani Kesepakatan Diskon Harga Minyak

ASEAN akan Tandatangani Kesepakatan Diskon Harga Minyak

- detikFinance
Sabtu, 28 Feb 2009 16:54 WIB
ASEAN akan Tandatangani Kesepakatan Diskon Harga Minyak
Hua Hin, Thailand - ASEAN akan menandatangani kesepakatan pengamanan energi pada Minggu besok yang memungkinkan negara anggotanya membeli minyak dengan potongan harga (diskon) selama krisis ekonomi berlangsung.

"Dalam perjanjian tersebut, negara pengekspor minyak akan memasok minyak ke negara yang mengalami kekurangan dengan harga yang lebih rendah," kata S. Pushpanathan, Deputi Sekretaris Jenderal ASEAN seperti dilansir dari AFP, Sabtu (28/2/2009).

"Untuk saat ini tingginya harga minyak memang belum menjadi masalah, tetapi jika ada krisis ke depan ASEAN bisa dapat saling membantu," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-14 di Hua Hin, Thailand yang juga dihadiri oleh para kepala negara ASEAN berlangsung sejak 27 Februari - 1 Maret 2009. 

Namun tidak dijelaskan, berapa besar pemotongan harga itu dan apakah dimasukkan dalam kesepakatan atau ketika perjanjian tersebut mulai diterapkan. Perjanjian tersebut akan ditandatangani saat puncak pertemuan tahunan itu pada Minggu 1 Maret 2009.

Pushpanathan mengatakan fluktuasi harga minyak merupakan salah satu tantangan dalam menjaga kelangsungan pertumbuhan ekonomi 10 negara anggota ASEAN.

"ASEAN sangat tergantung pada sumber daya minyak dari luar wilayah, maka itu menjadi penting untuk anggota ASEAN meningkatkan kemampuannya dalam menghadapi situasi darurat dengan memastikan adanya ketersediaan minyak tersebut," ujar Pushpanathan.

Harga minyak dunia sempat melonjak hingga US$ 147 per barel pada Juli 2008, namun seiring dengan melemahnya ekonomi global harga minyak belakangan cenderung turun ke posisi terendah dalam 5 tahun terakhir. Harga minyak di New York saat ini ada di level US$ 44,76 per barel.

Kesepakatan ini merupakan hasil dari sejumlah peningkatan kerja sama antar anggota ASEAN yang diharapkan bisa lebih memiliki ekonomi yang terintegrasi seperti Uni Eropa di tahun 2015.

Anggota ASEAN yang terdiri dari Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam saat ini memiliki GDP gabungan sekitar US$ 1,4 triliun.               



(ir/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads