Kesepakatan bersama ini menjadi akhir pertemuan ASEAN di Hua Hin, Thailand yang berfokus pada dampak krisis ekonomi pada 10 anggotanya.
"Para pemimpin sepakat atas reformasi yang sangat mendesak terhadap sistem keuangan antar negara. Selain itu negara berkembang juga harus memiliki hak suara yang lebih ke depannya," demikian bunyi pernyataan bersama yang dilansir AFP, Minggu (1/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka setuju untuk tegas melawan proteksionisme," tambah pernyataan tersebut.
Lebih lanjut pernyataan bersama itu juga menyepakati implementasi pembentukan dana cadangan dalam waktu dekat. Seperti diketahui, menteri-menteri dari ASEAN plus 3 (China, Japan and Korea Selatan) sepakat untuk membentuk dana cadangan senilai US$ 120 miliar.
Selain itu pemimpin ASEAN juga meneken deklarasi pembentukan masyarakat ASEAN yang mirip model Uni Eropa pada 2015. Masyarakat ASEAN ini bertujuan untuk melindungi kawasan yang berisi 570 juta orang ini dari gejolak ekonomi dunia.
(lih/asy)











































