Seperti disampaikan Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Moskow M. Aji Surya kepada detikcom melalui SMS 10 menit lalu, (2/3/2009) hari ini, para pengusaha yang tergabung dalam Russian Academy of Business tersebut menyatakan tertarik menanamkam modalnya seusai mengakhiri kunjungan kerja hari ini.
Direktur Badan Investasi Nasional Rusia Oleg Gorbulin, yang menjadi salah seorang anggota delegasi menyatakan pihaknya serius mempelajari kemungkinan berinvestasi di sektor infrastruktur sebagaimana ditawarkan BKPM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama di Indonesia delegasi pengusaha Rusia itu telah melakukan serangkaian pertemuan dengan BKPM, KADIN Indonesia, Ikatan Wanita Pengusaha, Artha Graha Network, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, dan Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam.
Medik dan Real Estate
Selain infrastruktur, bidang lain yang mereka incar adalah real estate dan produksi alat-alat kesehatan.
Manajer perusahaan alat-alat medis MedEng Sergey Evdokimov menyatakan tertarik berinvestasi di sektor peralatan medis, terutama alat pacu jatung, di Batam. Sedangkan presiden Petrobuild Holding Elena Chepelnikova, berminat melakukan kerjasama dengan mitranya di Indonesia di bidang real estate.
“Hasil kunjungan ini bagus. Meskipun dunia masih disibukkan dengan krisis finansial, namun terbukti Indonesia bukan hanya mampu menjadi daya tarik investor Rusia namun benar-benar bisa menjadi tumpuan investasi mereka di masa datang,” A. Agus Sriyono, Wakil Dubes RI Moskow, mengomentari hasil-hasil pembicaraan.
Menurut rencana, pada April akan datang para pengusaha Rusia itu akan kembali lagi berkunjung ke Indonesia untuk membicarakan langkah-langkah kerjasama konkret. Rencana ini mengindikasikan minat pengusaha Rusia untuk berinvestasi di Indonesia sangat kuat.
Batam
Dalam pertemuan di kantor Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam, dibicarakan secara rinci mengenai berbagai hal tentang proses investasi di Batam, seperti perijinan, insentif perpajakan, biaya hidup di Batam, dan hak kepemilikan tanah.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Duta Besar RI untuk Federasi Rusia Hamid Awaludin bersama Ketua Otorita Batam, Mustofa Widjaja.
Sementara dengan IWAPI telah menghasilkan Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh dua pihak, masing-masing diwakili Irina Gorbulina selaku ketua delegasi Russian Academy of Business dan Rina Fahmi Idris mewakili IWAPI.
Bagi sebagian anggota delegasi Rusia, kunjungan kali ini merupakan yang kedua ke Indonesia, sekaligus merupakan tindaklanjut dari kunjungan mereka tahun lalu.
(es/es)











































