WIEF ke-5 Hasilkan Deklarasi Jakarta

WIEF ke-5 Hasilkan Deklarasi Jakarta

- detikFinance
Rabu, 04 Mar 2009 06:32 WIB
WIEF ke-5 Hasilkan Deklarasi Jakarta
Jakarta - Setelah berkumpul bersama selama dua hari membagi isu dan resolusi dalam menghadapi krisis ekonomi global. Para delegasi "5th World Islamic Economic Forum (WIEF)" menetapkan beberapa hal yang dimuat dalam Deklarasi Jakarta.

Menurut Wakil Ketua WIEF ke 5, Irman Gusman, dari krisis ekonomi yang tidak terduga dan telah berdampak kepada seluruh negara maka perlu diupayakan usaha global bersama lewat kolaborasi antar pemerintah dan swatsa dengan mencatat rekomendasi yang dibuat selama forum.

"Deklarasi dibuat untuk mengatasi krisis finansial global, pangan, energi dan UKM," katanya dalam pidato di penutupan 5th WIFE di Ritz Carlton, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa (3/3/2009) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pokok pikiran dalam deklarasi tersebut sebagai berikut:

Untuk mengatasi krisi finansial global:

  1. Mendukung upaya dari OIC untuk mengakselerasi kerjasama ekonomi regional lewat implementasi selama 10 tahun.
  2. Mendukung bank pembangunan islam untuk bisa mempromosikan sistem keuangan islam untuk bisa mempromosikan keuangan perbankan syariah sebagai alternatif dari sistem yang konvensional.
  3. Meminta pemerintah dan bank-bank islam memperluas mikro kredit berbasis syariah.
  4. Mendukung upaya untuk pengaturan di finansial global untuk memitigasi risiko dan kegagalan.
  5. Mendukung pusat pelatihan sistem syariah dengan standar yang sama.

Ketahanan pangan:

1. Mendukung lebih besar lagi kolaborasi pemerintah dan swasta untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Baik di negara-negara OCI maupun negara lain di dunia.

2. Mempromosikan insiatif bersama dan penggunaan teknolgi terkini di industri pertanian untuk bisa meningkatkan produksi pangan yag efisien.

3. Menyerukan pengurangan hambatan peraturan termasuk subsidi pangan juga produksi pangan yang berkelanjutan yang menghabat perdagangan.

4. Merekomendasikan keseimbangan antara produksi pangan untuk konsumsi manusia dan penggunaan energi.

Ketahanan Energi:

1. Meningkatkan kembali riset dan pengembangan bahan bakar non karbon dan sumber alternatif energi lainnya.

2. Mendukung koservasi energi dan pengurangan emisi karbon.

UKM Global:

1. Mengembangkan UKM sebagai mesin pertumbuhan ekonomi di negara-negara OCI untuk mendukung sektor swata dan forum-forum khusus WIEF.

2. Mendukung The Islamic Centre for Development of Trade (ICDT) dalam upaya mengurangi hambatan perdagangan antara negara-negara OCI.

3. Mendukung liberalisasi dari prosedur visa untuk memfasilitasi perjalanan oleh para pengusaha di seluruh negara-negara OCI.

Forum tersebut juga menegaskan kelanjutan komitmen atas keberhasilan dari proyek-proyek WIEF yang berikut ini:
  • Jaringan wanita WIEF, program pengusaha wanita dibawah  WIFE-ITM Intenasional center
  • Memajukan keberlangsungn program pelatihan perawat dan pengenalan program pelatihan bagi para bidan menjadi sebuah platform untuk wiraswasta di derah-daeah pedesan.
  • Jaringan pemimpin muda WIEF melanjutkan tujuan WYN dengan memperluas beasiswa WYN melakukan mentor pembelajaran program magang supaya berkembang menjadi pemimpin tumbuh berkembang menjadi posisi seorang pengusaha.
  • Perwalian dana pendidikan WIFE-UITF internasional center dan pelatihan serta program pendidikan dan program pembangunan termasuk promosi pendidikan seumur hidup.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads