Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) J Purwono kepada wartawan di Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3/2009).
"Bagaimana mau tender, kalau Perpresnya belum ada. Saat ini Perpresnya sedang disusun dan mudah-mudahan pertengahan Maret selesai," ujar Purwono.
Purwono menjelaskan saat ini kita pihaknya juga tengah mengkaji kembali 99 proyek yang akan dimasukan dalam pembangunan pembangkit listrik tahap II.
"Proyeknya lagi diidentifikasi lagi, mana yang realistis selesai 2014 dan kalau tidak realistik maka tidak akan kita masukan dalam program 10.000 MW tahap II," ungkapnya.
Purwono menambahkan jika PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) tidak mau menjual tarif listrik panas bumi dengan harga murah, maka PLN akan mencari pengembang lain.
"Kalau dia tidak mau tidak apa, kan banyak pengembang yang lain. Gitu aja kok repot," tandasnya.
(epi/lih)











































