Β
Hingga kini pemerintah meliputi Menko Perekonomian dan Departemen Perdagangan masih membahas kemungkinan izin ekspor beras tersebut. Keputusan izin ekspor beras rencananya akan diambil melalui rapat Menko Perekonomian yang akan dilakukan beberapa waktu ke depan.
Β
"Tapi kembali kalau dilakukan (ekspor) adalah pada masa panen yaitu April sampai dengan September, saat ini Bulog masih mengumpulkan beras premium di seluruh Indonesia," kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri Diah Maulida dalam acara konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/3/2009).
Diah menjelaskan, saat Bulog selaku eksekutor, baru mengajukan izin ekspor beras kelas premium dengan jumlah 10.000 ton per bulan. Sedangkan untuk beras kelas medium (umum), pihak Bulog belum mengajukannya.
Ekspor beras Indonesia saat ini, menurut Diah hanya dilakukan untuk jenis berasΒ ketan hitam yang jumlahnya tidak terlalu banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakuinya, saat ini Bulog akan membentuk tim yang tujuannya untuk mengetahui potensi beras premiumΒ diseluruh Indonesia, untuk dilakukan ekspor.
Β
"Rencana Bulog memang untuk bisa ajukan 10 ribu ton per bulan tentunya diperiode kita sedang panen tidak sedang paceklik," katanya. (hen/lih)











































