Demikian dikatakan oleh Menakertrans Erman Soeparno di di Kantor Menko Perekonomian Jalan Lapangan Banteng Jakarta, Kamis malam (5/3/2009).
"Sejak terjadi krisis global Oktober-November sampai akhir Februari tercatat sudah 39.700 PHK. Sektornya terbanyak dari manufaktur, perkayuan dan elektronik. Sementara untuk daerahnya yang terbanyak di Jawa Barat" ujarnya.
Sedangkan untuk Tenaga Kerja Indonesia, Erman mengakui sampai saat ini tidak terjadi PHK TKI dalam jumlah besar. "Sampai akhir Februari pemulangan TKI ke Indonesia sebanyak 11 ribu, tapi jumlah itu reguler sja, biasa seperti itu," kata dia.
Selain itu Erman mengatakan untuk mengantisipasi jumlah PHK dan menekan tingkat pengangguran di tengah krisis ekonomi, Depnakertrans mendapat alokasi anggaran stimulus fiskal sebesar Rp 300 miliar.
Dana ini akan digunakan untuk peningkatan di bidang ketenagakerjaan dan juga pelatihan tenaga kerja dalam bentuk balai latihan kerja (BLK).
"Kita lakukan pelatihan untuk tambah kompetensi masyarakat dan juga menciptakan banyak wirausahanya, dengan anggaran Rp 300 miliar itu kita bisa melatih sekitar 600 ribu orang," ujarnya.
Erman mengatakan dengan dana Rp 300 miliar, Depnakertrans akan mendirikan BLK di 33 provinsi dan 200 kabupaten. Selain itu mengenai insentif PPh 21 untuk karyawan, menurutnya insentif ini sangat membantu meningkatkan kesejahteraan di tengah kondisi krisis ekonomi global.
"Jadi, dari yang sudah dilaporkan, insentif PPh 21 itu akan sangat membantu, itu merupakan stimulus buat pekerja," tukasnya.
(dnl/ir)











































