Berdasarkan situs Ditjen Migas yang dilansir detikFinance, Jumat (6/3/2009), kepastian pasokan gas dari dua KKKS tersebut telah diterima Dirjen Migas Departemen ESDM Evita H Legowo dari Kepala BP Migas R Priyono. Penandatanganan MoU terkait pasokan itu pun akan dilakukan dalam waktu dekat.
"MoU tinggal menunggu waktu dari Menteri ESDM. Tapi itu kan cuma formalitas saja," ujar Evita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah gas mengalir, imbuh Evita, jaringan gas kota akan diserahkan ke pihak pengelola. "Untuk pengelola, kami memiliki dua opsi yaitu apakah akan dihibahkan ke pemerintah daerah atau dilakukan tender untuk pengelolaannya," jelasnya.
Untuk tahun ini, jaringan gas kota akan dibangun di Kelurahan Lorok Pakjo dan Siring Agung di Kota Palembang yang akan mengaliri 4200 rumah serta Kelurahan Rungkut Kidul dan Kalirungkut di Kota Surabaya yang akan mengaliri 3200 rumah.
Sementara untuk tahun 2010 mendatang, pemerintah akan membangun jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga di tiga kota yaitu Bekasi, Depok dan Tarakan (Kaltim). (epi/lih)











































