"Peningkatan kepercayaan konsumen ini menunjukkan bahwa konsumen masih merasa senang terhadap penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) yang pada akhirnya dapat membuat tekanan inflasi semakin berkurang," ujar Purbaya Yudhi Sadewa, analis dari Danareksa Research Institute dalam siaran persnya, Jumat (6/3/2009).
Ia menjelaskan, penurunan BBM tersebut bahkan membuat beberapa harga barang dan jasa menurun seperti yang terlihat pada sektor transportasi. Faktor lainnya yang mendorong peningkatan kepercayaan konsumen adalah permulaan musim panen yang sangat dirasakan manfaatnya oleh konsumen di daerah pedesaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, komponen lainnya dari IKK yang menunjukkan keadaan masa depan, Indeks Ekspektasi (IE), juga naik sebesar 3,2% pada bulan Februari. Kenaikan IE tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap prospek pendapatan rumah tangga mereka dalam enam bulan mendatang dan juga harapan bahwa pasar tenaga kerja tidak akan semakin memburuk di masa mendatang.
Walaupun konsumen berharap adanya peningkatan dalam pendapatan rumah tangga mereka pada enam bulan mendatang, minat konsumen untuk membeli barang-barang tahan lama tidak naik pada bulan Februari. Sebaliknya, minat konsumen untuk membeli barang-barang tahan lama turun ke level terendah dalam delapan bulan terakhir.
Proporsi konsumen yang berencana untuk membeli barang-barang tahan lama dalam 6 bulan mendatang turun menjadi 22,2% pada bulan Februari dari 24,4% pada bulan Januari. Penurunan minat konsumen ini dapat memberikan indikasi bahwa konsumen semakin berhati-hati dalam membelanjakan uangnya dalam kondisi ekonomi saat ini yang sedang menurun.
Menurut Biro Pusat Statistik (BPS), Inflasi mencapai 0,21% pada bulan Februari setelah terjadinya deflasi pada bulan Desember 2008 dan bulan Januari 2009. Namun demikian, konsumen masih merasa yakin bahwa tekanan inflasi akan semakin berkurang dalam enam bulan mendatang.
Menurut survei terakhir, indeks yang mengukur sentimen terhadap inflasi turun sebesar 5,1% dari 170,6 pada bulan Januari menjadi 161,9 pada bulan Februari yang merupakan level terendah sejak bulan Desember 2004. Dengan berkurangnya tekanan inflasi, konsumen merasa yakin bahwa Bank Indonesia akan menurunkan suku bunga lebih lanjut. Dalam survei pada bulan Januari, indeks yang mengukur sentimen terhadap ekspektasi suku bunga turun sebesar 1,0% menjadi 105,6 yang merupakan level terendah sejak bulan Mei 2007.
Kepercayaan konsumen terhadap kemampuan pemerintah dalam melaksanakan tugas-tugasnya mengalami peningkatan pada survei bulan Februari. Indeks Kepercayaan Konsumen terhadap Pemerintah (IKKP) naik sebesar 1,32% dari 103,9 pada bulan Januari menjadi 105,2 pada bulan Februari. Kenaikan IKKP pada bulan Februari ini disebabkan oleh kenaikan dari komponen yang mengukur kepercayaan konsumen terhadap kemampuan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan komponen yang mengukur kepercayaan konsumen terhadap kemampuan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
(qom/ir)











































