JK: Kasus Merpati Tak Terkait Proyek 10.000 MW

JK: Kasus Merpati Tak Terkait Proyek 10.000 MW

- detikFinance
Jumat, 06 Mar 2009 14:12 WIB
JK: Kasus Merpati Tak Terkait Proyek 10.000 MW
Jakarta - Pemerintah menegaskan negosiasi pembiayaan proyek 10.000 MW PLN dari China terpisah dengan rencana pembelian pesawat Merpati dari Xian Aircraft. Alotnya negosiasi pendanaan 10.000 MW lebih karena permintaan China untuk menaikkan bunga pinjaman.

Demikian disampaikan Wapres Jusuf Kalla usai sholat Jumat di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2009)

"Soal Merpati sebenarnya terpisah dengan PLN, karena PLN sudah berjalan negosiasinya. Dan juga Merpati juga sudah berjalan negosiasinya, karena itu sudah kontrak yang lama," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengakui, adanya krisis membuat negosiasi jadi lebih alot. Pihak China menginginkan perubahan kontrak yang membuat bunga pinjaman untuk proyek 10.000 MW naik.

"Kemudian kalau PLN itu tetap jalan, memang kemarin karena bunga interest itu agak naik, mereka (China) ingin ada suatu amandemen tapi karena kontraknya sudah disetujui maka kita minta agar jalan seperti itu," tambahnya.

Meski begitu, menurut JK, pemerintah tetap berusaha agar negosiasi pembelian pesawat Merpati dan pendanaan proyek 10.000 MW tetap berjalan lancar.

"Pemerintah tetap meminta mereka bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang baik. Merpati dapat sistem transportasi dan juga dengan pembiyaan yang lebih efisien. Kemudian, kalau PLN itu tetap jalan. Itu pedoman pemerintah," katanya.

(lih/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads