SBY Bangga Sritek Masih Ekspansi di Tengah Krisis

SBY Bangga Sritek Masih Ekspansi di Tengah Krisis

- detikFinance
Sabtu, 07 Mar 2009 18:21 WIB
SBY Bangga Sritek Masih Ekspansi di Tengah Krisis
Solo - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meresmikan pabrik baru PT Sritek yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah. Presiden mengungkapkan kebanggaannya dengan pabrik dalam negeri yang malah bias ekspansi dalam suasana krisis ekonomi.

"Di saat suasana krisis, justru PT Sritek mengembangkan usahanya," ujar SBY saat
memberikan sambutan di hadapan belasan ribu karyawan dan tamu undangan di kompleks PT Sritek, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2009).

SBY bercerita, China, sebagai Negara macan Asia saja saat ini mem-PHK 20 juta karyawan. Demikian juga Amerika Serikat (AS) yang merupakan raksasa ekonomi dunia, dua juta penduduknya harus kehilangan pekerjaan lantaran diterpa krisis ekonomi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut SBY, krisis ekonomi kali ini adalah yang terburuk sepanjang 70 tahun terakhir. Tak heran jika negeri yang sebelumnya pertumbuhan ekonominya berkembang pesat seperti Singapura, pada tahun 2008 cuma tumbuh sekitar 2 persen saja.

"Bahkan bisa jadi pada tahunn ini perkembangannya minus," imbuh SBY.

Namun SBY optimistis, meski diterpa krisis ekonomi, perekonomian Indonesia akan berkembang meski tidak setinggi tahun 2007 dan 2008.

Pabrik PT Sritek yang dikunjungi SBY ini adalah pabrik tekstil yang lebih fokus pada tekstil untuk seragam tentara. Tidak hanya TNI dan Polri saja yang menjadi customer pabrik seluas 100 hektar ini, melainkan 20 negara di dunia tentaranya juga menggunakan seragam buatan Sritek termasuk tentara Jerman, Belanda dan Inggris.

Saat masih aktif di TNI pada 2001 lalu, SBY juga pernah singgah di pabrik ini. Waktu itu SBY memberi pembekalan kepada pihak manajemen dan karyawan. SBY juga bercerita soal produk yang di hasilkan Sritek. Sekitar 16 tahun lalu waktu SBY bertugas di Bosnia, SBY kagum dengan jaket yang dikenakan oleh tentara PBB yang berasal dari Jerman. Waktu itu, jaket tentara Jerman memang terkenal bagus. SBY pun merasa 'iri'.

"Belakangan saya tahu ternyata jaket itu adalah produk dari PT Sritek," kata SBY berpromosi dan disambut tepuk tangan belasan ribu buruh dan tamu yang memenuhi tenda raksasa yang dipasang di lokasi pabrik Sritek.

Presiden Direktur PT Sritek Iwan Setiawan Lukminto menjelaskan, perluasan pabrik PT Sritek ini mempunyai nilai investasi sebesar Rp 500 miliar. Dengan adanya perluasan ini, jumlah karyawan yang sebelumnya berjumlah 13.500 orang bertambah menjadi 16.000 karyawan.



(anw/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads