"Tidak perlu kita jual aset negara lagi untuk pembangunan," cetus SBY saat memberikan sambutan dalam peresmian Majelis Tafsir Al Quran di Alun-alun Mangkunegaran, Solo, Minggu (8/3/2009).
SBY mengingatkan, penjualan aset-aset negara bisa menyengsarakan generasi penerus bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, SBY menegaskan bahwa tindakan menjual aset-aset negara bukanlah hal yang pantas dilakukan oleh pemimpin bangsa Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat mengucapkan kalimat-kalimat di atas, SBY mengepalkan tangannya dan memukul podium hingga bersuara agak keras, menandakan dirinya sangat tidak setuju dengan penjualan aset negara ke pihak asing.
SBY juga mengingatkan agar bangsa Indonesia bisa membangun negeri ini dengan jerih payah sendiri, bukan dari utang ke luar negeri. "Kita ingin bangun negara lebih berdiri lagi, dan membangun bangsa bukan dari utang luar negeri," tegas SBY berapi-api.
"Kita harus bertumpu kepada kemandirian kita sendiri," imbuhnya. (anw/dro)










































