RI Baru Swasembada Daging 2014

RI Baru Swasembada Daging 2014

- detikFinance
Rabu, 11 Mar 2009 20:31 WIB
RI Baru Swasembada Daging 2014
Jakarta - Swasembada daging yang semula ditargetkan dilakukan pada tahun 2009 diundur menjadi tahun 2014. Rencana swasembada daging ini mundur karena lahan peternakan Indonesia tak terlalu luas.

"Untuk swasembada daging masih lama 2014, kita revisi targetnya dari 2009," ujar Menteri Pertanian Anton Apriantono dalam konferensi pers 'Agrinex Expo 2009' di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2009).

Menurut Anton, pengunduran target swasembada daging itu antara lain disebabkan karena luas lahan lahan peternakan di Indonesia tidak seluas Australia dan Brazil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indonesia lain dengan Australia dan Brazil karena di Indonesia ladangnya tidak luas-luas banget. Kalau di Brazil kan seluas 270 hektar," jelas Anton.

Terkait rencana impor daging dari Brazil, Anton menjelaskan impor daging  tersebut sudah diratifikasi oleh WTO.

"Impor daging sudah diratifikasi WTO dan tidak ada protes karena memang menyenangkan dunia, tiap pertemuan kita selalu ditekan karena kita terlalu esklusif dalam masalah daging," ungkap Anton.

Anton menuturkan pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan pihak-pihak yang menolak impor daging tersebut dan meyakinkan mereka soal keamanan daging yang akan diimpor.

"Terakhir hari Jumat lalu kami sudah mengadakan pertemuan. Dari sisi keamanan kita bisa yakinkan kepada mereka bahwa ini tidak masalah, karena yang diimpor daging tanpa tulang dan beku. Jadi bukan sapinya," ungkapnya.

Anton menambahkan dengan adanya ratifikasi dari WTO tersebut, maka daging dari Brazil tersebut bisa segera masuk ke Indonesia.

"Dalam waktu dekat saya akan tandatangani (aturannya), tapi akan didahului dulu dengan safety assetment-nya," tandasnya.

(epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads