Demikian informasi yang diperoleh detikFinance dari Sekretaris Indef Trisia, Kamis (12/3/2009).
"Acara kami terpaksa batal karena karyawan dan manajemen Bebek Bali-nya mogok. Mereka mau demo di depan kantor katanya," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal kalau sudah dua hari, seharusnya kami bisa diberitahu sejak kemarin. Tapi kami baru dikasih tahu kemarin siang, sehingga tidak sempat mencari," keluhnya.
Bahkan Trisia mengungkapkan, pihaknya baru mengetahui hal tersebut setelah mengirim kurir ke lokasi Bebek Bali Senayan. Sang kurir yang tiba siang hari itu melihat sejumlah karyawan yang berkumpul di depan restoran bergaya Bali tersebut.
"Karyawannya bilang, 'Maaf kami mau mogok, jadi tidak bisa melayani acara Anda," kata Trisis mengutip karyawan yang tengah mogok kerja.
Belum jelas apa motif karyawan dan manajemen Bebek Bali melakukan mogok kerja dan demonstrasi. Namun Trisia mengaku sudah curiga sejak lama karena jumlah pegawai Bebek Bali terlihat semakin sedikit.
"Kita kan sudah biasa memakai Bebek Bali, jadi kita juga lihat kok pegawainya makin sedikit ya? Apa mau bangkrut?" ujarnya terheran.
Bebek Bali Senayan merupakan restoran yang kerap digunakan sebagai lokasi konferensi pers. Tak hanya konferensi pers lembaga bidang ekonomi, tapi juga masalah politik. Sejumlah partai, LSM atau individu sering menggunakan restoran ini sebagai tempat pertemuan.
(lih/ir)











































