Â
Demikian dikemukakan oleh Sekretaris Kementerian Negera BUMN M Said Didu di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (12/3/2009).
Â
"Proyeksi perolehan laba bersih tahun ini kan lebih kecil dari tahun lalu, hanya Rp 70 triliun," katanya.
Â
Ia mengatakan, PT Pertamina masih akan menjadi penyumbang laba bersih terbesar tahun ini dengan perkiraan sekitar Rp 19-20 triliun. Kemudian disusul oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Mandiri Tbk.
Â
Selain situasi krisis ekonomi, penurunan perolehan laba bersih tersebut juga dipicu oleh menurunnya belanja operasional atau operational expenditure (opex) seluruh perusahaan plat merah tersebut. Tahun ini opex BUMN hanya Rp 836,34 triliun, sedangkan tahun lalu mencapai Rp 962 triliun.
Â
Sementara itu, belanja modal atau capital expenditure (capex) naik menjadi Rp 152,05 triliun dari tahun sebelumnya Rp 128,32 triliun. (ang/ir)











































