Dipakai Orang Kaya, Elpiji 12 Kg Tak Perlu Disubsidi

Dipakai Orang Kaya, Elpiji 12 Kg Tak Perlu Disubsidi

- detikFinance
Kamis, 12 Mar 2009 13:25 WIB
Dipakai Orang Kaya, Elpiji 12 Kg Tak Perlu Disubsidi
Jakarta - Pemerintah menilai elpiji 12 kg seharusnya tidak perlu disubsidi. Selain karena beban subsidi pemerintah sudah berat, pengguna elpiji 12 kg kebanyakan adalah kalangan menengah ke atas.

Demikian disampaikan Sesmenneg BUMN Said Didu ketika dihubungi wartawan, Kamis (12/3/2009).

"Kalau kita sih biarkan harga mengikuti mekanisme pasar. Tidak usah disubsidi karena orang kaya yang menggunakannya," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Said, sekalipun elpiji 12 kg akan disubsidi, maka harus ada dasar aturan tata niaga dari Departemen ESDM.

"Subsidi harus ada aturannya. Kalau diatur dalam sebuah regulasi berarti harga ditentukan pemerintah. Dijual di bawah harga keekonomian baru disubsidi namun masalahnya untuk mensubsidi 12 kg belum ada aturannya. Jadi ESDM harus mengajukan regulasi ini sama seperti minyak tanah dan premium," katanya.

Sementara secara terpisah Dirjen Migas Evita Legowo menyampaikan, pihaknya memang sedang menyusun tata niaga elpiji 12 kg. Namun ia mengakui pemerintah akan kesulitan jika harus mensubsidi elpiji 12 kg.

"Tata niaga sedang disusun, tapi belum diputuskan. Selama ini 12 kg sudah ditetapkan badan usaha, mestinya akan ditarik ke negara, tapi tidak semudah itu. Kemungkinan berat untuk ditarik kembali tapi kita akan coba," ujarnya.

Terkait kerugian yang dialami Pertamina, Evita menyampaikan pihaknya akan mengecek perhitungan kerugian tersebut.

"Itu kan kata mereka (Pertamina), sekarang kita hitung apa benar mereka rugi," katanya. (epi/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads