Demikian disampaikan VP Communication Pertamina Anang Rizkani Noor ketika dihubungi detikFinance, Kamis (12/3/2009).
"Tabung-tabung tersebut memang baru datang. Izin tidak ada masalah, tapi memang sedang menunggu untuk ditransfer ke gudang," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, biasanya tabung tidak didistribusikan langsung ke agen atau pangkalan elpiji. Tabung harus dikirim dulu ke gudang penampungan sambil menunggu giliran untuk didistribusikan sesuai jadwal program konversi.
Sebelumnya Anang menjelaskan sejak awal 2009 Pertamina sudah mengimpor sekitar 1,2 juta tabung elpiji 3 kg. Pertamina memang diberikan kuota impor elpiji untuk memenuhi kebutuhan percepatan program konversi minyak tanah ke elpiji.
(lih/dro)










































