Stimulus Negara G20 Harus 2% dari PDB

Stimulus Negara G20 Harus 2% dari PDB

- detikFinance
Senin, 16 Mar 2009 13:25 WIB
Stimulus Negara G20 Harus 2% dari PDB
Jakarta - Untuk mendorong pemulihan ekonomi dunia, negara-negara G20 menyepakati anggaran stimulus fiskal di 2010 di tiap negara anggota harus sebesar 2% dari PDB.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (16/3/2009).

"Stimulus yang dibutuhkan dunia sekarang adalah 2% dari PDB, jadi di 2010 tiap negara harus menyediakan stimulus 2% dari PDB sebagai respons terhadap kondisi krisis ekonomi global yang terjadi," tuturnya.

Anggito mengatakan kesepakatan ini memang menimbulkan masalah bagi sebagian negara sebab saat ini sulit dicari pembiayaan untuk anggaran stimulus di tengah kondisi krisis likuiditas yang terjadi.

Indonesia sendiri saat ini telah menyediakan paket stimulus fiskal 2009 sebesar Rp 73,3 triliun atau sekitar 1,4% dari PDB, dan jumlah tersebut dinilai cukup untuk Indonesia.

Kesepakatan itu stimulus itu merupakan hasil pertemuan awal menteri keuangan negara G20 pada 14 Maret 2009 di Horsham, London. Puncak pertemuan G20 akan berlangsung 2 April yang akan dihadiri sejumlah kepala negara.

Anggota negara G20 adalah Amerika Serikat, Argentina, Australia, Brazil, Kanada, China, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, dan Uni Eropa. (dnl/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads