Ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, VP Communication Pertamina Anang Rizkani Noor menjelaskan kepastian perombakkan ISC baru bisa diinformasikan besok Jumat (20/3/2009).
"Sekarang belum bisa ngomong, baru besok," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi ISC tidak dibubarkan," tegasnya.
Sementara Sekretaris Perusahaan Pertamina Toharso menegaskan, hingga hari ini pergantian Senior Vice President ISC Pertamina Sudirman Said belum dilakukan. Kalaupun memang ada pergantian, maka itu adalah hal yang biasa.
"Sampai hari ini belum ada pergantian Senior Vice President ISC. Kalaupun pada sewaktu-waktu ada pergantian di jajaran pekerja Pertamina, itu hal yang biasa dilakukan aau terjadi dalam rangka memenuhi kebutuhan korporasi," katanya dalam pesan singkat kepada detikFinance, Kamis (19/3/2009).
ISC dibentuk Pertamina setelah kasus impor minyak mentah Zatapi merebak. Dewan Perwakilan Rakyat pernah menduga kasus impor Zatapi ini merugikan negara.
ISC dibentuk pada sekitar Oktober 2008. Artinya, baru sekitar lima bulan badan ini berdiri sampai akhirnya kini akan dirombak.
Komisaris Pertamina Maizar Rahman sebelumnya menjelaskan, manajemen ini akan mengoptimalkan struktur yang sudah ada di tubuh Pertamina saat ini.
"Secara prinsip kita memang melihat perlunya Integrated Supply Chain Management, jadi namanya bukan badan impor. Itu nanti satu struktur organisasi tersendiri, meski sebenarnya struktur itu sudah ada, misalkan untuk impor BBM di bawah pemasaran dan crude oleh direktur pengolahan. Itu semua nanti dioptimalkan," ujarnya Rabu (8/10/2008). (lih/qom)











































