Dirombak, ISC Pertamina Tidak Dibubarkan

Dirombak, ISC Pertamina Tidak Dibubarkan

- detikFinance
Kamis, 19 Mar 2009 10:35 WIB
Dirombak, ISC Pertamina Tidak Dibubarkan
Jakarta - Badan baru Pertamina yang bertugas mengawasi aktivitas ekspor impor BBM yaitu Integrated Supply Chain (ISC) dikabarkan akan dirombak. Senior Vice President ISC Pertamina Sudirman Said dikabarkan akan dicopot. Namun badan ini akan tetap dipertahankan.

Ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, VP Communication Pertamina Anang Rizkani Noor menjelaskan kepastian perombakkan ISC baru bisa diinformasikan besok Jumat (20/3/2009).

"Sekarang belum bisa ngomong, baru besok," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ia menegaskan, sekalipun terjadi perombakkan ISC akan tetap dipertahankan.

"Tapi ISC tidak dibubarkan," tegasnya.

Sementara Sekretaris Perusahaan Pertamina Toharso menegaskan, hingga hari ini pergantian Senior Vice President ISC Pertamina Sudirman Said belum dilakukan. Kalaupun memang ada pergantian, maka itu adalah hal yang biasa.

"Sampai hari ini belum ada pergantian Senior Vice President ISC. Kalaupun pada sewaktu-waktu ada pergantian di jajaran pekerja Pertamina, itu hal yang biasa dilakukan aau terjadi dalam rangka memenuhi kebutuhan korporasi," katanya dalam pesan singkat kepada detikFinance, Kamis (19/3/2009).

ISC dibentuk Pertamina setelah kasus impor minyak mentah Zatapi merebak. Dewan Perwakilan Rakyat pernah menduga kasus impor Zatapi ini merugikan negara.

ISC dibentuk pada sekitar Oktober 2008. Artinya, baru sekitar lima bulan badan ini berdiri sampai akhirnya kini akan dirombak.

Komisaris Pertamina Maizar Rahman sebelumnya menjelaskan, manajemen ini akan mengoptimalkan struktur yang sudah ada di tubuh Pertamina saat ini.

"Secara prinsip kita memang melihat perlunya Integrated Supply Chain Management, jadi namanya bukan badan impor. Itu nanti satu struktur organisasi tersendiri, meski sebenarnya struktur itu sudah ada, misalkan untuk impor BBM di bawah pemasaran dan crude oleh direktur pengolahan. Itu semua nanti dioptimalkan," ujarnya Rabu (8/10/2008). (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads