Ritel Modern Masih Tumbuh Lebih Pesat dari Toko Tradisional

Ritel Modern Masih Tumbuh Lebih Pesat dari Toko Tradisional

- detikFinance
Kamis, 19 Mar 2009 10:51 WIB
Ritel Modern Masih Tumbuh Lebih Pesat dari Toko Tradisional
Jakarta - Industri ritel modern ternyata masih tumbuh lebih pesat ketimbang ritel tradisional pada 2008. Jika ritel tradisional hanya tumbuh 19,6%, maka industri ritel modern bisa tumbuh hingga 23,6% pada tahun lalu. Padahal, pertumbuhan ritel tradisional ini jauh lebih tinggi dari sebelumnya.

Demikian disampaikan oleh Direktur Ritailer Service AC Nielsen Yongky Surya Susilo dalam acara konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/3/2009).
 
Menurutnya, industri ritel modern dan tradisional menopang  pertumbuhan industri ritel secara keseluruhan yang sebesar 21,1%. Pertumbuhan 21,1% ini mencakup nilai penjualan Rp 95,3 triliun untuk 54 produk kategori AC Nielsen. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan tahun 2007 yang hanya mencapai 15,2%.
 
"Modern naik 23,6%, toko tradisional naik 19,6%. Untuk tradisional nggak pernah sampai setinggi ini, paling tinggi sebelumnya 12%, atau paling 9%," jelasnya.
 
Selain itu, pertumbuhan ini ditopang oleh ekspansi ritel modern berupa distribusi dan promosi, pertumbuhan belanja iklan naik 19%, perubahan gaya hidup belanja, inovasi produk mengikuti kebutuhan konsumen, dan ditopang pula kenaikan penjualan pada masa Lebaran sebesar 32%.
 
"Keadaan ini ternyata tidak membuat industri ritel Indonesia turun dari ranking top 2 di Asia Pasifik," jelasnya.
 
Padahal negara-nagara lain seperti Korea dan Taiwan pada 2008 mengalami pertumbuhan minus, karena dampak krisis.
 
Hasil merupakan studi AC Nielsen di 5 kota seperti Jakarta(Botabek), Bandung, Surabaya, Semarang dan Medan.
  (hen/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads