6 KKKS Kembalikan Duit Negara US$ 167 Juta

6 KKKS Kembalikan Duit Negara US$ 167 Juta

- detikFinance
Kamis, 19 Mar 2009 11:19 WIB
6 KKKS Kembalikan Duit Negara US$ 167 Juta
Jakarta - Sebanyak 6 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas menyerahkan bukti setor investment credit dan cost recovery sebesar US$ 167 juta atau sekitar Rp 2 triliun. Dana tersebut diserahkan ke BP Migas disaksikan Ketua KPK Antasari Azhar dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.

Penyerahan bukti setor ini dilakukan dua tahap. Tahap pertama adalah penyerahan secara simbolis data FQR IV 2008 tertanggal 30 Januari 2009 yang berisi data koreksi perhitungan investment credit pada 2006 dan 2007 sebesar US$ 104,17 juta oleh ConocoPhilip ke BP Migas.

Investment credit merupakan paket insentif yang diberikan pemerintah untuk menarik minta investor di hulu migas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahap kedua adalah penyerahan bukti setor dana kegiatan abandonment and site restoration 5 KKKS senilai Rp 758 miliar. Dengan adanya penyarahan dana ini, dana tersebut kini tersimpan dalam rekening yang dikelola bersama antara KKKS dengan BP Migas kepada salah satu bank pemerintah untuk tingkatkan trasparansi dan akuntabilitas.

Penyerahan tahap dua ini dilakukan langsung oleh 5 Dirut KKKS kepada BP Migas disaksikan ketua KPK Antasari Azhar dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di gedung KPK, Jakarta, Kamis (19/3/2009).

Rincian kelima KKKS tersebut adalah PT Pertamina EP sebesar US$ 45,5 juta, Medco E&P US$ 10,89 juta, Kondur Petroleum SA US$ 5,2 juta, Kangean Energy Indonesia US$ 809 ribu, dan Kalrez Petroleum Ltd. US$ 448 ribu.

Dari dua tahap penyerahan itu, total keseluruhan dana yang diserahkan mencapai lebih dari US$ 167 juta atau sekitar Rp 2 triliun.

"Dengan ini KPK memberikan apresiasi lebih kepada 6 KKKS itu yang berkontribusi pada penyelamatan keuangan negara dan penegakan hukum untuk mencegah korupsi," kata siaran pers dari KPK, Kamis (19/3/2009).
(lih/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads