Hal ini disampaikan Deputi Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Hanung Budya usai peresmian Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) LPG Tanjung Priok, Jakarta, Jum'at (20/3/2009).
"Akhir Maret ini kami telah berhasil menjual sekitar 116 ribu KL," ujar Hanung.
Hanung menyatakan pihaknya telah menjual solar tersebut kepada Aneka Kimia Raya (AKR) Coorporindo Tbk, Jagat Energi, Petronas dan Petro Andalan.
"Semuanya pengirimannya dimulai Maret ini," ungkap Hanung.
Untuk harga, Hanung belum mau menyebutkan angka. Tapi yang jelas Pertamina mengaku masih mendapat untung dari penjual tersebut.
"Dijual dengan harga spesial, tapi Pertamina masih untung," katanya.
Dengan penjualan tersebut, stok solar Pertamina saat ini masih cukup untuk 33 hari. Saat ini Pertamina juga tengah melakukan negosiasi dengan satu perusahaan lagi. Jika semuanya sudah disepakati maka April sudah bisa dilakukan pengiriman lagi.
(epi/lih)











































