"Dengan pemanfaatan lahan kritis tersebut untuk BBN, maka akan mengurangi lahan kritis sekaligus menghasilkan BBN yang merupakan sumber energi alternatif yang terbarukan dan ramah lingkungan," ujar Kepala Biro Hukum dan Humas Departemen ESDM Sutisna Prawira seperti dilansir situs ESDM, Senin (23/3/2009).
Lebih lanjut ia menjelaskan, pengembangan BBN dengan memanfaatkan lahan kritis ini juga akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Sehingga dapat memberikan andil dalam upaya mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program pengembangan BBN di Indonesia ditujukan bagi penyediaan dan pemanfaatan biofuel dalam energi mix nasional. Saat ini pengembangan biofuel di Indonesia diarahkan pada tiga produk, yaitu biodiesel, bioethanol, dan biooil (biokerosene dan pure plant oil untuk pembangkit listrik).
(lih/ir)










































