Demikian kata Presiden SBY saat membuka pertemuan pemerintah dengan perwakilan International Chambers of Commerce on Indonesia. Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (24/3/2009).
"Pemerintah kini menjalankan paket stimulus ekonomi. Kami mengharapkan masukan yang rasional dari Anda sekalian, juga komplain bila ada barangkali," imbuh SBY disahut tawa hadirin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan senang sekali mendegar masukan dari Anda sekalian. Apa saran Anda bagi kami untuk mencapai target pertumbuhan 4,5 persen," kata SBY.
Presiden dalam kesempatan siang ini kembali paparkan program pemerintah untuk menjaga perekonomian nasional dari dampak krisis global. Prioritas utama adalah melindungi masyarakat miskin dan terus mengusahakan iklim usaha yang kondusif bagi kegiatan ekonomi dalam negeri.
Puluhan petinggi dari perusahaan raksasa multi nasional hadir. Di antaranya dari AIG, Mobil Oil, Exxon, Standard Chartered, Duetche Bank, Batamindo Industrial Park, Toyota Manufakturing, Sharp, JETRO, JICA, Panasonic, Astra Honda Motor.
Anggota kabinet yang hadir antara lain Mendag Mari Elka Pengstu, Menkeu Sri Mulyani, Menhub Jusman Syafi'i Djamal dan Menperin Fahmi Idris. Hadir pula Ketua KADIN Indonesia MS Hidayat dan pengusaha Sandiaga Uno.
(lh/qom)











































