Penarikan Minyak Tanah Diperlambat Selama Pemilu

Penarikan Minyak Tanah Diperlambat Selama Pemilu

- detikFinance
Rabu, 25 Mar 2009 11:16 WIB
Penarikan Minyak Tanah Diperlambat Selama Pemilu
Jakarta - Selama kegiatan Pemilihan Umum (Pemilu) Pertamina akan mengerem penarikan minyak bersubsidi di daerah konversi agar tidak terjadi kelangkaan saat pemilu.

Hal ini disampaikan Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Ahmad Faisal dalam seminar 'Bisnis Elpiji Dari Hulu dan Hilir, Sebuah Peluang Investasi Untuk Pembisnis Lokal' di Hotel Nikko, Jakarta, Rabu (25/3/2009).

"Kalau kita mau tarik dalam dua minggu juga bisa tapi karena situasi kampanye dan Pemilu kita perlambatan supaya jangan terjadi kelangkaan," ungkap Faisal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faisal menjelaskan tahun ini pihaknya akan menarik minyak tanah sekitar 5,8 juta kilo liter dari program konversi minyak tanah ke elpiji.

"Target total minyak tanah yang akan ditarik tahun ini yaitu 5,8 juta KL," imbuhnya.

Faisal menambahkan saat ini stok elpiji nasional aman yaitu 20 hari dengan volume 120.000 metrik ton.

"Stok untuk elpiji aman. Cukup untuk 20 hari," tandasnya.
(epi/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads