Hal ini disampaikan Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Ahmad Faisal dalam seminar 'Bisnis Elpiji Dari Hulu dan Hilir, Sebuah Peluang Investasi Untuk Pembisnis Lokal' di Hotel Nikko, Jakarta, Rabu (25/3/2009).
"Kalau kita mau tarik dalam dua minggu juga bisa tapi karena situasi kampanye dan Pemilu kita perlambatan supaya jangan terjadi kelangkaan," ungkap Faisal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Target total minyak tanah yang akan ditarik tahun ini yaitu 5,8 juta KL," imbuhnya.
Faisal menambahkan saat ini stok elpiji nasional aman yaitu 20 hari dengan volume 120.000 metrik ton.
"Stok untuk elpiji aman. Cukup untuk 20 hari," tandasnya.
(epi/lih)











































