Dalam sindikasi tersebut, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) akan berperan sebagai lead arranger dalam sindikasi bersama PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.
PLTP tersebut diharapkan dapat menghasilkan energi listrik 500.000.000 Kwh per tahun. GDE sudah menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Rekayaya lndustri dengan untuk melakukan persiapan-persiapan awal pelaksanaan EPC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di lapanqan Patuha tersedia 60 MW uap di kepala sumur yang saat ini sudah siap untuk dikembangkan dengan membangun PLTP Patuha unit 1 dengan kapasitas 55 MW," ujarnya.
Ia mengatakan, PLTP Patuha ini menjadi sangat penting untuk dikembangkan karena merupakan PLTP Pertama yang menyumbangkan listriknya pada proyek percepatan kelistrikan 10.000 MW tahap kedua, dimana sebesar 4.733 MW ditargetkan akan dibangun dari energi panas bumi.
Pada kesempatan yang sama, Dirut BNI Gatot Suwondo mengatakan, jumlah komiten kredit yang akan diberikan BNI kepada GDE sebesar Rp 80 juta. Sedangkan komitmen dengan Mandiri dan BRI masih dalam tahap negosiasi.
"Hingga akhir Desember 2008, komitmen kredit sektor kelistrikan BNI mencapai Rp 8,32 triliun," ujarnya
(ang/lih)











































