Serap Elpiji Domestik, Pertamina Hemat US$ 68 per MT

Serap Elpiji Domestik, Pertamina Hemat US$ 68 per MT

- detikFinance
Rabu, 25 Mar 2009 13:38 WIB
Serap Elpiji Domestik, Pertamina Hemat US$ 68 per MT
Jakarta - PT Pertamina (Persero) berencana mengalihkan pasokan elpiji yang sebelumnya berasal dari impor ke pasokan dari kilang Bontang, Kalimantan. Dengan pengalihan ini, Pertamina mengaku akan menghemat biaya pengapalan (freight cost) hingga US$ 68 per metrik ton (MT).

Hal tersebut disampaikan Vice President Gas Domestik PT Pertamina (Persero) Wahyudin Akbar di sela-sela seminar 'Bisnis Elpiji Dari Hulu dan Hilir, Sebuah Peluang Investasi Untuk Pembisnis Lokal' di Hotel Nikko, Jakarta, Rabu (25/3/2009).

"Kita lagi menawar harganya supaya murah. Kalau kita membeli dari domestik seharusnya harganya lebih murah karena tidak ada ongkos angkut seperti kita beli di Bekasi. Kalau tidak salah itu US$ 68 per MT," ujar Wahyudin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Ahmad Faisal menyatakan pihaknya siap menampung enam kargo elpiji dari Bontang. Satu kargonya sekitar 240 ribu MT.

"Saya dapat informasi, ada tambahan elpiji enam kargo dari Bontang," ucap Faisal.

Menurut Faisal, enam kargo hasil produksi dari Bontang tersebut akan masuk pertengahan tahun ini. Dengan masuknya elpiji tersebut, paling tidak akan mengurangi impor kita karena kita terikat kontrak 800 ribu MT.

Saat ditanya apakah Pertamina juga akan mengincar elpiji dari lapangan Arun, Faisal belum mau berkomentar.

"Dari Arun saya belum dapat kabar. Saya baru dapat kabar dari Bontang. Tapi makin banyak dari dalam negeri makin bagus, karena ongkos angkutnya lebih murah," tandasnya.

(epi/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads