Penghematan ini bukan hanya akan berdampak bagi PLN saja, namun juga bisa menekan dampak perubahan iklim global, yang saat ini sudah menjadi isu dunia.
"Jika pelanggan diseluruh Indonesia mematikan 100 Watt lampu, akan terjadi penghematan Rp 3,5 miliar," kata Direktur Utama PT PLN (Persero) Fahmi Mochtar dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Kamis malam (26/3/2009).
Seperti diketahui World Wildlife Fund (WWF) dan Pemerintah daerah DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mematikan lampu dan perangkat elektronik selama 60 menit pada Sabtu, 28 Maret 2009 pukul 20.30 hingga 21.30.
Program ini diberinama Global Earth Hour 2009 yang merupakan bagian dari kampanye mengurangi dampak perubahan iklim global.
"Untuk peringati Hari Bumi 28 Maret, PLN mendukung himbauan WWF atau Pemda untuk memadamkan lampu pada jam 20.30 sampai dengan 21.30," imbuh Fahmi.
Menurut sumber WWF Indonesia, upaya mematikan lampu selama satu jam di wilayah DKI Jakarta saja akan menghemat 10% dari konsumsi listrik rata-rata per jamnya atau sekitar 300 MW, sehingga bisa cukup untuk mengistirahatkan satu pembangkit listrik yang dimiliki PLN.
Bahkan program ini juga diperkirakan akan mampu mengurangi beban biaya listrik di wilayah DKI Jakarta sekitar Rp 200 juta dan mengurangi emisi CO2.
Pelaksanaan program Earth Hour secara global akan ditandai dengan pemadaman listrik di sejumlah ikon kota besar dunia, seperti Opera House Sidney,Table Mountain di Cape Town. Burj Dubai, Canadian National Tower Toronto, Moscow's Federation Tower, Quirinale Roma, Kediaman Resmi Presiden Italia Giorgio Napoli.
(hen/ir)











































