Pertemuan G20 Makan Biaya 19 Juta Pounds

Pertemuan G20 Makan Biaya 19 Juta Pounds

- detikFinance
Sabtu, 28 Mar 2009 12:33 WIB
Pertemuan G20 Makan Biaya 19 Juta Pounds
London - Spekulasi biaya pertemuan para pemimpin negara G20 di London pada 2 April mendatang sempat mengundang kontroversi karena diduga mahalnya penyelenggaraan acara itu saat dunia sedang kering likuiditas.

Perdana Menteri Inggris Gordon Brown pun akhirnya mengumumkan berapa angka yang dikeluarkan untuk acara puncak pertemuan G20 yang dianggap sebagai biaya paling minimalis dibanding acara sejenis sebelumnya.

Juru bicara kementerian luar negeri Inggris Mark Malloch-Brown mengungkapkan biaya untuk pertemuan G20 pekan depan sekitar 19 juta poundsterling atau US$ 27 juta atau 20 juta euro (dalam kurs 11.500/US$ sekitar Rp 310 miliar).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diperkirakan biaya penyelenggaraan itu mencapai 19 juta juta pounds," kata Malloch-Brown seperti dilansir dari AFP, Sabtu (28/3/2009).

Malloch-Brown mengatakan biaya tersebut terbilang kecil jika hasil pertemuan itu mampu memulihkan kepercayaan ekonomi global yang sedang dilanda krisis.

"Biaya yang paling banyak adalah biaya keamanan karena kota ini akan dikunjungi pemimpin tertinggi di dunia, tapi kami telah mendisain beberapa acara menjadi lebih sederhana dan mudah," ujarnya.

Menurutnya, biaya untuk G20 kali ini jauh lebih kecil dari biaya yang dikeluarkan untuk acara sejenis dalam beberapa tahun belakangan. Sekedar perbandingan acara pertemuan G-8 di Jepang tahun lalu memakan biaya US$ 285 juta sedangkan pertemuan G8 di Skotlandia mencapai 80 juta poundsterling.Β Β Β Β Β 

Sementara Greg Hands dari partai oposisi Konservatif mengatakan untuk acara yang hanya dua hari, biaya yang dikeluarkan harusnya seminimal mungkin karena Inggris sedang mengalami resesi.

Puncak pertemuan G20 akan berlangsung 2 April yang akan dihadiri sejumlah kepala negara termasuk Presiden AS Barack Obama. Sementara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga memastikan akan hadir di acara tersebut meski sedang dalam masa kampanye pemilu.Β 

Anggota negara G20 adalah Amerika Serikat, Argentina, Australia, Brazil, Kanada, China, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, dan Uni Eropa.

Pertemuan pemimpin G20 sebelumnya telah diawali dengan pertemuan menteri keuangan negara G20 pada 14 Maret 2009 di Horsham, London.

Perdana Menteri Inggris Gordon Brown percaya pertemuan di London ini bisa kembali mendisain sistem keuangan dunia.

Para pemimpin dunia itu diharapkan juga makin meningkatkan koordinasi untuk membawa negaranya keluar dari resesi. Selain itu juga akan dibahas upaya untuk mencegah terulangnya krisis serupa dimasa mendatang dengan memperketat aturan main di lembaga keuangan internasional.

Dalam pertemuan G20 itu juga diharapkan ada cetak biru untuk reformasi sistem keuangan dunia termasuk mereposisi lembaga dunia seperti IMF yang diharapkan lebih besar memperhatikan negara-negara miskin. Masalah proteksi yang muncul di banyak negara juga akan dibahas.Β 
(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads