Harga Minyak akan Bertahan di US$ 50/Barel

Harga Minyak akan Bertahan di US$ 50/Barel

- detikFinance
Minggu, 29 Mar 2009 13:03 WIB
Harga Minyak akan Bertahan di US$ 50/Barel
Jakarta - Harga minyak dunia diperkirakan akan bertahan di kisaran US$ 50 per barel hingga akhir semester I-2009. Harga ini lebih tinggi dari awal tahun yang ada di kisaran US$ 40-45 per barel.

Hal tersebut disampaikan Ekonom Kepala The Indonesia Economic Intelligence (IEI) Sunarsip, di sela diskusi Kinerja Ekonomi dan Keuangan 2009, di kantor IEI, Tebet, Jakarta, Minggu (29/3/2009).

"Harga minyak kami proyeksikan bisa sampai US$ 50 per barel di akhir semester pertama," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, naiknya harga minyak tersebut dipicu oleh faktor sentimen dari pemain pasar. Seperti diketahui, harga minyak tidak hanya dipengaruhi faktor fundamental tapi juga sentimen di pasar keuangan.

Sentimen tersebut akan makin bergejolak seiring rencana AS mengucurkan dana bailout sebesar US$ 790 miliar.

"Rencana bailout perbankan AS akan memicu harga minyak," tegasnya.

Selain itu, lanjut Sunarsip, harga minyak juga didorong oleh konsumsi energi dunia masih cukup tinggi.

"Sementara itu, untuk harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) akan mengikuti pergerakan harga minyak," pungkasnya.

Harga minyak sempat menyentuh harga tertingginya di tahun ini, yaitu US$ 54 per barel pada perdagangan hari Kamis (26/3/2009).

Namun harga tersebut kembali surut pada akhir pekan, sehingga harga minyak kembali ke level US$ 51 per barel untuk jenis Brent dan US$ 52 per barel untuk jenis light sweet.
(dru/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads