SP Dok dan Perkapalan Kodja Bahari Tuntut Direksi Mundur

SP Dok dan Perkapalan Kodja Bahari Tuntut Direksi Mundur

- detikFinance
Senin, 30 Mar 2009 13:35 WIB
SP Dok dan Perkapalan Kodja Bahari Tuntut Direksi Mundur
Jakarta - Serikat Pekerja (SP) PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (DKB) menuntut Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencopot direksi DKB dari jabatannya.

Dari pantauan detikFinance, sekitar 50 karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja DKB mendatangi Kantor Kementerian Negara BUMN sambil meneriakan yel-yel pencopotan direksi tersebut.

Salah satu perwakilan dari karyawan tersebut akhirnya diterima oleh perwakilanΒ  Kementerian Negara BUMN sehingga bisa membeberkan tuntutannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menuntut mereka (direksi DKB) dicopot dari jabatannya karena dinilai telah melakukan beberapa hal yang bertentangan dengan etika dan moral," ujar Gatot Gardjito, Ketua Umum Serikat Pekerja DKB, Jakarta, Senin (30/3/2009).

Menurutnya, salah satu hal yang dinilai melanggar etika dan moral itu antara lain, beberapa waktu yang lalu jajaran Direksi DKB telah melakukan penandatanganan Surat Keputusan Direksi tentang mutasi, rotasi dan promosi beberapa pejabat di lingkungan DKB di tempat yang tidak patut yaitu Executive Club Hollywood.

"Dalam lingkungan kerja sehari-hari juga para Direksi DKB acapkali melakukan perjudian dengan menggunakan Game Golf dengan alat laptop, sedangkan uang taruhannya diantar oleh Sekretaris Dirut sebagai kurir," tambahnya.

Ia juga mengatakan, Dirut DKB yang saat ini dipegang oleh Suyoto, secara sistematis mencoba menggagalkan acara Sosialisasi GCG yang akan disampaikan KPK yang diselenggarakan serikat pekerja pada 24 Februari 2009.

Saat ini, jajaran direksi DKB antara lain Direktur Produksi Djuhaeni, Direktur Komersial Nyoman Sudiana, Direktur Keuangan Riry Syeried Jetta dan Direktur Pendukung S.A Bandung Bismono.

"Hal-hal tadi itu sudah menjadi rahasia umum di DKB. Semoga Pak Menteri dapat mempertimbangkan kembali jabatan direksi terkait," ujarnya.

(ang/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads