Mentan: Pertanian Jadi Ujung Tombak Diplomasi RI

Mentan: Pertanian Jadi Ujung Tombak Diplomasi RI

- detikFinance
Senin, 30 Mar 2009 14:33 WIB
Mentan: Pertanian Jadi Ujung Tombak Diplomasi RI
Bangkok - Keberhasilan pemerintah mencapai swasembada beras dan kemampuannya menjaga stabilitas harga bahan pangan telah menaikkan sektor pertanian sebagai salah satu ujung tombak diplomasi.

Demikian Menteri Pertanian RI Anton Apriyantono saat beramah tamah dengan Dubes RI untuk Thailand Muhammad Hatta dan staf serta masarakat di Wisma Duta Bangkok, seperti dituturkan Atase Pertanian KBRI Roma Erizal Sodikin yang ikut dalam Delegasi RI langsung dari Bangkok kepada detikcom, Senin (30/3/2009).

Mentan dan delegasi berada di Bangkok dalam rangka menghadiri Konferensi ke-29 Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) Wilayah Asia Pasifik, yang berlangsung selama sepekan (26-31/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini merupakan prestasi yang dapat ditularkan kepada negara lain, yang saat sekarang justru mengalami kesulitan dengan ketahanan pangannya, khususnya beberapa negara di wilayah Afrika," ujar Mentan dalam pernyataan pada Minggu malam (29/3/2009).

Dikatakan bahwa Menlu Hassan Wirajuda sangat mendukung upaya menggunakan sektor pertanian ini sebagai salah satu sarana utama diplomasi Indonesia.

Sementara itu Dubes Muhammad Hatta mengatakan bahwa KBRI Bangkok sangat aktif menggunakan sarana UNESCAP sebagai jalur diplomasi melalui kerjasama multilateral dengan menjadikan pertanian sebagai salah satu sektor unggulan, khususnya tentang ketahanan pangan, lingkungan hidup dan bioenergi.

Hatta juga menginformasikan bahwa pada 23-29/4/2009 mendatang akan diadakan Pertemuan ke-65 UNESCAP Commision di Bangkok dan berharap Mentan dapat memimpin Delegasi RI dalam pertemuan tersebut.

Seusai konferensi di Bangkok, Mentan selanjutnya akan mengunjungi Myanmar, Laos, dan Kamboja, untuk membangun kerjasama bisnis pertanian.

(es/es)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads