Perekonomian Indonesia diperkirakan mulai membaik di tahun 2010, saat pertumbuhannya diperkirakan mencapai 5 persen. Bank Indonesia sebelumnya telah merevisi tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia 2009 menjadi 3-4 persen. Sementara proyeksi pemerintah masih mencapai 4-5 persen.
Namun pertumbuhan ekonomi RI di tahun 2009 dalam pandangan ADB masih lebih baik dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya. ADB mencatat sejumlah negara Asia Tenggara bahkan mencatat pertumbuhan negatif seperti Kamboja (-0,4%), Malaysia (-0,2%), Singapura (-5%) dan Thailand (-2%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian laporan tahunan 'Asian Development Outlook 2009' (ADO 2009) yang dirilis ADB, seperti dikutip dari situsnya, Selasa (31/3/2009). Berikut proyeksi pertumbuhan ekonomi sejumlah negara Asia Tenggara versi ADO.
| Negara | 2008 | 2009 | 2010 |
| Brunei Darussalam | -2,7% | -0,4% | 2,3% |
| Kamboja | 6,5% | 2,5% | 4% |
| Indonesia | 6,1% | 3,6% | 5% |
| Laos | 7,2% | 5,5% | 5,7% |
| Malaysia | 4,6% | -0,2% | 4,4% |
| Myanmar | - | - | - |
| Filipina | 4,6% | 2,5% | 3,5% |
| Singapura | 1,1% | -5% | 3,5% |
| Thailand | 2,6% | -2% | 3% |
| Vietnam | 6,2% | 4,5% | 6,5% |
ADB sebelumnya juga memproyeksikan perekonomian Asia hanya akan tumbuh 3,4% di tahun 2009, atau turun tajam dibandingkan pertumbuhan ekonomi Asia tahun 2008 yang mencapai 6,3% dan 9,5% di tahun 2007.
Dan jika pemulihan ekonomi global bisa berlangsung pada tahun depan, maka pertumbuhan ekonomi Asia akan membaik menjadi 6% di tahun 2010.
"Proyeksi jangka pendek kawasan ini suram akibat dampak penuh dari resesi di negara-negara industri yang ditransmisikan ke negara-negara berkembang," ujar pjs Kepala Ekonom ADB, Jong-Wha Lee. (qom/ir)










































