Hal ini Disampaikan oleh Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy S. Priatna dalam acara temu usaha Indonesia-Spanyol di Gren Melia, Jakarta, Selasa (31/3/2009).
"Mereka ada uang US$ 100 juta atau 80 juta Euro," katanya.
Dikatakan Dedy, pihak Spanyol cukup tertarik di sektor infrastruktur termasuk water treatment, infrastruktur jembatan, rumah sakit dan lainnya.
Dedy melanjutkan, Spanyol menawarkan pinjaman ini dengan bunga ringan yang dikombinasi komersial.
"Pinjaman itu soft loan 50% bunga 0,1% sisanya komersial," ucapnya.
(hen/lih)










































