PLTU Takalar akan Ditender Ulang

- detikFinance
Selasa, 31 Mar 2009 15:40 WIB
Jakarta - Nasib PLTU Takalar (Sulawesi Selatan) makin terombang-ambing. Setelah negosiasi harga yang dilakukan memakan waktu lama, kini pembangunan PLTU berkapasitas 2x155 MW itu bakal semakin molor.

Pasalnya pemerintah dan PLN akan melakukan tender ulang lantaran investor asal Spanyol yang merupakan calon investor memasang harga investasi dan harga jual listrik yang tinggi.
 
Hal ini Disampaikan oleh Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy S. Priatna dalam acara temu usaha Indonesia-Spanyol di Jakarta, Selasa (31/3/2009).
 
"PLTU Takalar sudah negosiasi tahunan. Karena kita kan menganut harga yang sudah standar (China), itu harganya terlalu rendah, Spanyol minta harga tinggi. Nggak ada yang berani di PLN. Jadi sekarang kita akan re-tender kan," jelasnya.

Dedy menjelaskan tawaran harga jual listrik yang disanggupi pihak Indonesia termasuk PLN adalah sebesar Rp 1.200-1.500 per Kwh. Sedangkan pihak investor Spanyol meminta harga Rp 1.900 -2.000 per Kwh.
 
"Jadi ketinggian dari China bahkan kemarin yang tender 10.000 MW cuma Rp 1.000, tapi sekarang sudah naik ke Rp 1.200," imbuhnya.
 
Ia menjelaskan PLTU Takalar diperkirakan bisa menelan dana US$ 200 juta lebih. Bahkan pihak investor Spanyol menghendaki lebih dari itu
 
"Tapi harganya kita minta turunkan. Mereka kan bilangnya kita standar Eropa, tapi kita kan maunya harga China, seperti ibaratnya Kijang sama Mercy," ujarnya.

(hen/lih)