Kementerian BUMN Lirik Saham Newmont

Kementerian BUMN Lirik Saham Newmont

- detikFinance
Rabu, 01 Apr 2009 15:54 WIB
Kementerian BUMN Lirik Saham Newmont
Jakarta - Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengkaji kemungkinan untuk membeli 17 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), menyusul kemenangan pemerintah Indonesia dalam pengadilan arbitrase sengketa divestasi saham perusahaan tersebut.

Demikian dikemukakan Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (1/4/2009).

"Kita lihat dulu rencana (pembelian) itu. Intinya kalau ada kesempatan bagus dan saham tersebut bisa dibeli, kenapa tidak," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, rencana pembelian itu merupakan kesempatan yang bagus bagi pemerintah untuk masuk. Dengan catatan bisa memberikan keuntungan yang cukup bagus bagi BUMN yang nanti akan membeli.

NNT memang diharuskan mendivestasikan 17% sahamnya dalam 180 hari. Hal ini merupakan keputusan arbitrase internasional dimana Newmont kalah melawan pemerintah.

Sebelumnya sejumlah BUMN seperti Antam memang dikabarkan berminat pada saham Newmont Nusa Tenggara ini. Namun hingga akhirnya NNt diseret ke arbitrase, minat Antam ini belum terealisasi.

Secara terpisah, Direktur Utama Antam Alwin Syah Loebis menyatakan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) masih mengkaji pembelian saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).

"Kita akan melakukan due dilligence atas rencana tersebut. Kita akan masuk kalau harganya sesuai," ujarnya ketika dihubungi wartawan, Jakarta, Rabu (1/4/2009).

Perusahaan plat merah yang sudah berencana masuk sejak lama tersebut akan berhati-hati dalam mengkaji rencana pembelian tersebut. Pasalnya, ia mengatakan, jika harga yang dipasang masih seperti tahun 2006-2007 pasti akan menggerus kas internal perseroan.

Untuk mengantisipasi hal itu, ia mengatakan pemerintah bisa saja menghimbau BUMN pertambangan membentuk konsorsium dalam melakukan pembelian saham tersebut.

"Tapi tetap harus pertimbangkan keuntungannya juga bagi anggota konsorsium," katanya.

Selama ini, Antam disinyalir mengincar beberapa tambang emas untuk meningkatkan posisi cadangannya. Salah satu tambang emas yang juga dibidik selain Newmont adalah Martabe milik Oxiana. BUMN tambang itu juga sedang mengembangkan lokasi tambang emas Cibaliung di Provinsi Banten.

(ang/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads