Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan paket stimulus yang dijanjikan pemerintah harus dapat berjalan dengan cepat untuk bantu mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Gambarannya kalau kita mengacu pada penurunan ekspor yang terus terjadi sampai Februari 2009, pertumbuhan ekonomi kuartal I-2009 mungkin masih positif terhadap kuartal IV-2008, tapi kalau terhadap kuartal I-2008 belum tahu," tuturnya.
Karena itu, di tengah kondisi krisis ekonomi global yang sudah berimbas kepada Indonesia, Rusman mengatakan ekspansi fiskal perlu dilakukan khususnya untuk mendorong.
"Stimulus harus berjalan cepat dan pragmatis untuk mendorong ekspansi fiskal, ini bisa membantu menjaga daya beli masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi terjaga," katanya.
Memang kinerja ekspor Indonesia pada Januari dan Februari 2009 terus mengalami penurunan sebesar 34,52% dibanding periode yang sama di 2008.
"Ekspor ini sudah turun secara konsisten Oktober 2008. Jadi di 2009 target inflasi pemerintah cukup reasonable, tapi untuk target pertumbuhan ekonomi masih harus dikaji kembali dengan penurunan ekspor yang terus terjadi," paparnya.
Namun menurut Rusman pertumbuhan ekonomi kuartal I-2009 masih dibantu oleh konsumsi masyarakat yang masih kencang. "Kita lihat konsumsi masih kencang dan kelihatannya normal-normal saja," tukasnya.
(dnl/qom)










































