Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar saat ditemui di Departemen Perdagangan Rabu (1/4/2009).
"Proses administrasi dan teknis, bulan April akan berjalan apakah selesai bulan ini bergantung pada kecepatan lapangan dan proses di Mentan dan Mendag, akhir April administrasi kelar, Mei sudah bisa go,β ucap Mustafa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada proses ini para pemohon akan disurvei oleh surveyor dan Deptan tentang kemampuan ekspor. Setelah itu baru mendapat rekomendasi Deptan yang dilanjutkan perizinan dari Depdag.
Mustafa juga menegaskan, bahwa rencana jumlah beras premium yang dieskpor rencananya 100.000 ton pada tahun ini, tapi tidak menutup kemungkinan ada tambahan lagi. Dengan catatan, ekspor beras tidak berdampak pada harga dan pasokan di dalam negeri.
"Kalau 100.000 ton lancar, tidak ada komplain tidak ada eskalasi harga dalam negeri yang mengkhawatirkan, maka berpeluang bertambah. Jadi itu sudah disepakati Pak Bayu (Deputi Menko) dan Bu Diah (Dirjen Daglu)," ujarnya.
(hen/lih)











































