Bocornya draf komunike ini membuat bau politik di forum internasional ini menjadi tinggi. Komunike ini bocor dua hari lalu dan tidak diketahui pihak mana yang membocorkan.
"Yang jelas, deputi (Menkeu) dan sherpa (orang dekat presiden) masih terus membahas revisinya. Tadi malam sampai jam 03.00. Dalam waktu 24 jam, pembahasan ini masih akan terus dilakukan," kata Menko Perekonomian yang juga Menteri Keuangan Sri Mulyani saat memberi keterangan pers seusai mendampingi Presiden SBY bertemu PM Thailand Abhisit Vejajiva di Grosvernor House, London, Rabu (1/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, ada kecurigaan dari pihak Inggris bahwa pihak pembocor adalah negara Eropa yang kurang berkenan dengan isi komunike itu. Namun, siapa pastinya pembocor itu masih belum diketahui.
Sebelumnya ramai diberitakan oleh media massa, bahwa Presiden Prancis Sarkozy mengancam akan melakukan walk out bila disepakati bahwa stimulus untuk pemulihan ekonomi dipatok dengan angka tertentu. Dia meminta stimulus dilakukan oleh negara-negara sesuai kemampuan negaranya maisng-masing. (asy/qom)











































